Honda Tiger GL 200
Selama hampir 20 tahun Honda GL 200 (Tiger) telah menempati tempat tersendiri di hati penggemar naked bike di Indonesia. Komunitas penggemarnya bertebaran sampai ke pelosok-pelosok negeri sebagai tanda motor yang paling difavoritkan sebagai salah satu motor turing terbaik di Indonesia.
Sebagai pengamat otomotif roda-2 saya telah melihat bermacam-macam bentuk Tiger. Yang terakhir adalah pada pameran motor modifikasi di Pasar Jongkok Otomotif (Parjo) 2 beberapa hari yang lalu. Pada forum ini penulis menyaksikan bahwa Tiger merupakan salah satu motor yang juga difavoritkan sebagai salah satu motor yang paling mudah dimodifikasi. Namun pada umumnya modifikasi yang saya saksikan mencerminkan craftmanship yang terkesan kasar, pemasangan asesoris yang kurang presisi dan kurang mencerminkan citarasa modifikatornya sebagai modifikator artistik.
Salah satu mofidikator Tiger terbaik yang ada di tanah air adalah Deus Ex Machina, Bali. Salah satu hasil karya mereka adalah Tiger’s Milk (susu harimau) 1 yang tak ragu-ragu saya nobatkan sebagai Honda Tiger terganteng yang pernah saya lihat.
Hanya penggila motor saja yang bisa mengenali bahwa ini adalah Honda Tiger. Soalnya semua bagian tubuh yang mengandung ‘signature’ asli Honda Tiger dicopot habis sehingga tinggal rangka dan mesinnya saja. Tangki, knalpot, jok dan fender dirancang khusus untuk motor ini. Front forknya yang kecil dibuang dan kemudian dicangkokkan punya Yamaha Byson sekaligus mengawinkannya dengan lampu dari Harley-Davidson.

Setangnya adalah bikinan Ventura kemudian dipadupadankan dengan handle buatan BSA. Di atas lampu dicangkokkan spidometer minimalis buatan Daytona.

Hasilnya? Honda GL 200 Jap Style yang luar biasa!

0 komentar:
Posting Komentar